Lakukan Kebiasaan Ini, Bisa Bikin Lu Kaya!

Spread the love

Jadi orang kaya ? punya banyak uang ? pasti ga akan ada orang yang menolak dong ya.. Mungkin hanya penganut agama atau pertapa yang rela menyepi dari kehidupan dunia yang demikian.

Jika lu gak termasuk di dalamnya. Pasti lu bakal susah kalau harus lepas dari Facebook, Twitter, dan Instagram, terlebih buat lu yang termasuk golongan kids zaman now ya.

Tapi sayang, jadi orang kaya itu gak semudah memencet tombol “share” di media sosial kalian, ga semudah seperti membagikan hoax alias berita bohong yang lagi marak-maraknya. Ada sederet hal yang mesti dilakukan, termasuk membangun kebiasaan tertentu.

Kalau lu mau jadi orang kaya di era serba modern dan canggih ini, coba deh bangun delapan kebiasaan ini mulai dari sekarang. Makin dini, makin baik.

1.Manfaatkan kemajuan teknologi transaksi

Di zaman serba cepat dan maju ini, transaksi finansial bisa dilakukan tanpa repot keluar rumah. Cukup berbekal gadget , segala macam tagihan bisa dilunasi. Ga perlu repot-repot antre depan ATM yang memakan waktu lama, sekarang lu tinggal usap layar gadget  lu. Maka semua tagihan bulanan lu terpampang jelas di layar gadget lu yang canggih itu

Ini penting banget jika lu mau jadi orang tajir. Buat segala macam tagihan bulanan lu dilunasi secara otomatis, dari telepon, listrik, air, sampai TV kabel. Dengan demikian, Lu sudah menendang jauh risiko lupa bayar dan kena denda.

Selain itu, lu bisa memastikan uang yang telah dianggarkan setiap bulan itu adalah untuk melunasi tagihan, bukan buat hal-hal lain yang malah bikin beban baru. . Tapi ingat lu juga harus cek dan lapor ke pihak penyedia jasa layanan yang lu pakai ya. Agar meminimalisir kerugian ke depannya.

Gak cuma tagihan, teknologi transaksi keuangan bisa pula dimanfaatkan untuk memupuk tabungan agar makin subur. Saat duit gaji turun, lu bisa mentransfer uang gajimu lewaat rekening tabungan. sistem di bank bisa langsung otomatis memasukkannya ke rekening khusus yang digunakan untuk menabung. Akan lebih baik bila rekening itu tanpa dilengkapi kartu ATM atau debit agar uang yang gaji lu aman.

2.Lacak pengeluaran

Pengeluaran harus diperlakukan layaknya anak. Harus diikuti ke mana ia pergi. Sekali saja pengeluaran gak jelas pergi ke mana, risiko dompet jebol di depan mata. dompet yang jebol gak bakal bikin orang jadi kaya. Makanya, teliti betul pengeluaranmu untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Mulailah dengan mencatat pengeluaran-pengeluaran kita di bulan ini, dari yang terbesar sampai printilan kecil tiap awal dan akhir bulan. Awal bulan untuk perencanaan, sementara akhir bulan buat pencocokan..

Jangan sampai ada pengeluaran yang gak masuk anggaran bulanan alias diada-adakan. Atau terjadi mark-up alias pembengkakan pengeluaran tanpa dicatat. Udah kayak anggota DPR yang korup aja.

Kebiasaan pelacakan pengeluaran ini berguna untuk menjaga pengeluaran pada bulan berikutnya agar tetap aman.

3.Perbanyak Baca

Menurut penelitian yang dilakukan Thomas Corley dalam bukunya, Rich Habits, sebagian besar jutawan punya kebiasaan sama, yakni banyak membaca. Kebiasaan ini dilakukan untuk menambah pengetahuan agar lebih berwawasan dalam bisnis.

Warren Buffet, miliarder terkenal asal Amerika, bahkan menghabiskan 75 persen waktunya dalam sehari untuk membaca. Lu gak perlu ikut-ikutan baca selama 18 jam sehari. Cukup luangkan 30-60 menit, bisa membaca apa pun. Dari mulai membaca berita-berita terkini sampe baca buku yang menyajikan tips dan trik menjadi orang kaya.

Utamakan koran atau majalah untuk mendapat berita terkini. Jangan kebanyakan baca timeline medsos. Bukannya kaya, malah waktu tersita untuk hal-hal gak penting yang bikin emosi plus kuota bulanan kita terbuang sia-sia.

4.Berinvestasi

Sudah gak zamannya lagi takut berinvestasi. Bahkan kalau lu memiliki uang berlebih dalm tabungan, sebaiknya lu mulai berinvestasi. Uang dalam tabungan lu jadi ga diem aja, bahkan bisa bertambah setiap bulannya. Kalau mau jadi orang kaya, biasakan rutin berinvestasi walau dalam jumlah kecil. Investasi reksa dana, misalnya, hanya dengan Rp 500 ribu udah bisa dilakukan.

Bahkan sudah ada marketplace yang memfasilitasinya. Yang penting bukanlah nominal investasi, melainkan kemauan untuk menyisihkan uang untuk masa depan. Siapa sih yang ga tergiur dengan iming-iming uang yang berlipat ganda hasil investasi ?

Untuk permulaan, investasi dalam jumlah kecil itu wajar. Seiring dengan waktu, juga bertambahnya return investasi, pasti akan ada dorongan untuk menambah modal. Hanya, pastikan sarana investasi yang dipilih terpercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Jangan mau ikut-ikut investasi bodong yang lagi hits itu ya.

5.Bangun pagi

Bangun tidur lebih awal amat menguntungkan plus menyehatkan badan kita. Bisa mandi dulu, misalnya, buat yang jarang mandi pagi

Seperti apa kata pepatah, orang yang bangun siang rezekinya bakal dipatok orang. Mungkin itulah prinsip yang dipegang para jutawan. Sebab, banyak orang kaya punya kebiasaan bangun pagi.

Saat pagi, biasanya pikiran fresh dan ada waktu luang untuk melakukan apa pun. Dari meditasi untuk menenangkan pikiran guna menjalani hari, olahraga yang dapat meregangkan otot-otot yang seharian dipakai kerja hingga mencicil mengerjakan sesuatu agar beban berkurang.

Mulailah kebiasaan bangun pagi dengan sederhana. Misalnya set alarm di hape-mu 20 menit lebih awal mulai dari sekarang setelah lu baca artikel ini.

6.Tabung dulu, belanja kemudian

Ini nih kebiasaan untuk jadi kaya yang penting namun kerap terlupakan. Saat gaji masuk, langsung alokasikan sejumlah uang untuk ditabung dulu. Hitung pengeluaran-pengeluaran untuk bulan ini. Sisanya, baru deh buat belanja.

Dengan demikian, gak ada ceritanya duit habis sebelum waktunya sehingga tabungan pun tak ada. Pasang target mau nabung berapa. Idealnya sih 20-30 persen dari penghasilan. Namun alokasi ini memperhitungkan faktor lainnya, seperti ada-tidaknya utang atau cicilan. Tentunya utang jadi prioritas utama untuk dilunasi sebelum bisa berfokus pada tabungan.

Gimana? Siap menjalankan kebiasaan di atas? Siap jadi orang kaya ? jika demikian mulailah kebiasaan tersebut dari sekarang. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *