Lu Pengen Dapetin Investor Untuk Pendanaan Bisnis Online?Lakukan 7 Cara Ini!

Spread the love

Lu pengusaha baru dalam bisnis online ? Lu sudah lama berkecimplung dalam dunia bisnis tapi tetap begitu-begitu saja ? atau bisnis Lu sedang meroket tapi bingung mendapatkan modal tambahan darimana ? nah.. dari sekian pernyataan diatas, Lu tergolong dalam tipe yang mana ?

Jika Lu termasuk salah satu orang yang merasa sudah siap untuk menerima investor karena bisnis yang Lu rintis sudah berjalan dengan baik selama ini dan ada prospek kedepan, namun masih bingung bagaimana cara yang tepat untuk mencarinya, jangan bingung.. sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mencari investor jika Lu mengatahui caranya. Bahkan tingkat kesulitannya pun tidak sesulit mencari modal melalui bank.

Lu hanya perlu meningkatkan komunikasi dan cara negosiasi untuk meyakinkan sang investor agar mau menggelontorkan dananya. Penasaran? berikut ini beberapa cara yang mungkin akan sangat berguna untuk Lu yang sedang mencari investor.

1.Buat konsep presentasi yang menarik

Investor itu butuh diyakinkan, mereka ingin melihat bagaimana bisnis Lu dan seperti apa peluang suksesnya di masa depan. Mereka tentu tidak ingin menginvestasikan uangnya untuk hal yang tidak akan berkembang dan terkesan abu-abu.

Jadi sebagai tahap awal dalam mencari atau mengajak seseorang untuk menginvestasikan uangnya adalah dengan mempresentasikan bisnis Lu semenarik mungkin.

Lu bisa membuat beberapa desain presentasi yang unik dan menarik, tak lupa saat presentasi mengenai bisnis Lu upayakan komunikasi dengan baik. Eye contac dan sikap ramah dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan investor terhadap bisnis Lu. Dan terpenting yaitu sesuaikan presentasi tersebut dengan berbagai tipe investor yang ada.

2.Tunjukan prospek bisnis Lu ke depannya

Seperti sudah kita singgung diawal tadi, investor butuh diyakinkan. Yakinkan tentang prospeknya kedepan, yakinkan tentang keuntungan dan feedback yang akan dia peroleh. Yakinkan bahwa bisnis kita memiliki potensi yang luar biasa jika dikembangkan.

Jadi gambarkan sebaik mungkin bagaimana keunggulan bisnis Lu, bagaimana peluangnya, segmen pasarnya, siapa calon pembelinya, feedback yang akan diterima oleh investor dan sebagainya. Jelaskan semua dengan jujur, tanpa dilebih-lebihkan namun bisa meyakinkan bahwa prospek bisnis Lu akan cerah karena bla bla bla.

3.Jelaskan apa yang akan diperoleh

Untuk mendapatkan investor potensial, Lu harus bisa memberikan penjelasan tentang apa yang akan Lu dan dia peroleh nantinya. Jadi sebelum bertemu dengan investor pastikan dulu hitung-hitungan pemasukan, pengeluaran dan keuntungan bisnis Lu dengan jelas, misal Lu bisa membuat perbagian keuntungan 60:40, 70:30 atau 80:20. Pikirkan dengan baik, pastikan semuanya mendapatkan keuntungan dan bahagia bersama.

3.Jelaskan masalah  dan kendala yang dihadapi

Jujur dan transparan merupakan kunci utama dalam sebuah hubungan, terutama hubungan kita dengan para investor. Lu harus bisa jujur dan transparan mengenai berbagai masalah yang ada, dengan demikian tentu akan membuat semua pihak menjadi ringan tanpa beban dalam menjalankan sebuuah bisnis. Walaupun nantinya bisnis tidak berhasil, Lupun tidak memiliki beban yang terlalu berat karena semua resiko dan masalah sudah Lu jelaskan di awal.

Masalah yang sedang Lu hadapi juga bisa menjadi senjata untuk meyakinkan investor. Lu bisa meyakinkan bahwa dengan investasi yang mereka berikan maka masalah akan bisa diatasi dan bisnis akan bisa berkembang dengan lebih baik kedepannya. Namun tentu dengan jaminan bahwa masalah tidak akan bertambah besar dikemudian hari.

4.Jelaskan track record Management tim

Bicara management, tentu kita harus membuat management yang benar-benar bagus dalam bisnis kita. Atau kalau perlu kita mencari tim-tim yang hLul dan teruji dalam suatu manajemen bisnis. Tujuannya tentu agar memiliki track record yang baik dalam bisnis kita. Dengan manajemen yang seperti itu tentu akan membuat investor percaya dengan kehLulan tim management yang akan menangani bisnis tersebut.

5.Breaktrough

Sebagai pemilik usaha Lu tentu harus bisa memberikan strategi yang bagus tentang bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk mendobrak pasar yang ada. Karena dengan demikian Lu akan menjadi pembeda pada jenis usaha yang ditekuni.

Usahakan bisnis dan cara kerja Lu tidak sama dengan usaha orang lain. Buat sebuah inovasi yang sulit ditiru dan juga unik, memiliki positioning yang akrab dengan konsumen. dengan begitu usaha yang Lu miliki tidak mudah ditiru oleh orang lain dna menjadikan Lu dapat meraup keuntungan sebesar-besarnya.

6.Yakinkan dengan neraca

Para investor atau pemilik modal tentu tidak mau mengalami kerugian dari investasi yang dia lakukan di bisnis Lu. Namun resiko dalam suatu bisnis tentu selalu ada, dan itu yang mereka ambil.

Biasanya untuk itu para investor akan melakukan analisa terhadap neraca keuangan perusahan sebelum melakukan kerjasama dengan kita mereka tentu akan melihat bagaimana arus kas, aktiva tetap, aktiva lancar, hutang dan sebagainya yang bisa memberikan gambaran tentang bagaimana usaha yang sudah dijalankan selama ini paada bisnis kita.

Mereka akan menimbang apakah kondisi keuangan perusahaan sehat atau tidak, itu akan menjadi pertimbangan bagi calon investor. Oleh sebab itu neraca yang terlihat cantik dan rapih yang terbentuk dari sebuah perusahaan yang berjalan dengan baik dan stabil sangat penting sebelum menyodorkan proposal ke investor.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *